Selasa, 16 April 2013

Students Activity


“Tugas ini bukan bertujuan untuk Riya’, tapi saya sengaja memberikan tugas kepada mereka untuk bershodakoh kepada yang kurang mampu yaitu melatih rasa kepedulian mereka terhadap sesama, selain itu supaya mereka memupuk kesyukuran kepada Allah atas nikmat yang diberikan selama ini”. Ujar istad Rokhim.
Sahabat mari kita simak sedikit cerita dari mereka yuk……
Cerita Fian, Dhani dan Tia
         Hari itu kami bertiga sibuk berdiskusi tentang tugas yang diberikan oleh ustad Rokhim. Akhirnya kami sepakat iuran dengan jumlah yang sama. Alhamdulillah uang yang terkumpul sebanyak Rp. 60.000,-.
Hari kamis, kami berkumpul dirumah Fian. Dengan berbekal sembako dan uang hasil iuran kami berangkat menuju  Jl. Taman Bhakti, Ngemplek, Budegan I, Piyaman, Wonosari yaitu rumah 







Mbah Rubinem. Keadaan rumah Mbah Rubinem sangat memprihatinkan hanya beralaskan tanah dan berdinding anyaman bambu. Ia tinggal seorang diri, anak-anaknya yang sudah dewasa telah memiliki rumah pribadi dan keadaanya jauh lebih baik dari Mbah Rubinem.   Salah satu dari ketiga anaknya tinggal agak dekat yaitu di Ds. Gulung, Karangtengah, Wonosari. “kedua anakku yang lain merantau ke Sulawesi dan Jakarta hanya untuk mencari sesuap nasi”, terangnya. Setiap harinya Mbah Rubinem hanya memakan nasi thiwul dengan daun ketela. “ Apakah disini tidak ada tanaman sayuran yang lain mbah?” Tanya salah satu dari kami. “ Hanya ada tanaman jagung, kacang dan ketela saja yang saya punya”. Jawab Mbah Rubinem. Setelah lama berbincang dengan Mbah Rubinem kami mendapati keterangan bahwa Mbah Rubinem menderita asam urat dan kesulitan untuk berjalan. “ Sudah berobat kemana-mana nak, tapi tak kunjung sembuh juga”. Katanya. Setelah satu setengah jam kami berada di sana lalu kami berpamitan dan segera pulang.





Cerita di Panti Asuhan Budhi Bakti...

         Pada hari Minggu 20 Januari 2013 kami berlima (Fadhila, Hasna, Manda, Salma, Hana) berkunjung ke Panti Asuhan Budhi Bakti . Panti asuhan ini dibantu oleh Menteri Sosial dan dibawahi oleh Dinas Sosial DIY.
  Kedatangan kami disambut oleh Bapak Mardiyo salah satu pengurus panti. Kami diberi beberapa penjelasan oleh beliau mengenai agenda yang biasa dilaksanakan di panti ini. Tidak lupa kami juga berkunjung ke asrama putri untuk sekedar ingin tahu keadaan disana. Sebagai ucapan terimaksih atas sambutan ini kami memberikan sedikit sembako dan uang kepada mereka, tujuannya kami hanya ingin bershodakoh, dengan harapan semoga meskipun sedikit akan memberikan banyak manfaat untuk mereka.

 




Sebagaimana dijelaskan oleh Allah SWT, ''Dan mereka tidaklah diperintahkan selain agar menyembah Allah semata dengan ikhlas hati dan menjalankan agama dengan benar. Mengerjakan shalat dan menunaikan zakat. Itulah agama yang kokoh (tegak).'' (Al-Bayyinah: 6). Wallahu a'lam.